<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="351">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Tarik Nafas Dalam Terhadap  Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Saat Menjelang Ujian Akhir]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Nyumirah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ashya Syahputra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pasar Rebo]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Revision]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[KTI]]></form>
<extent><![CDATA[ix,36hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu respons psikologis yang umum dialami individu terhadap 
stresor. Kondisi ini ditandai oleh ketegangan emosional, pikiran cemas, serta gejala fisiologis seperti 
peningkatan tekanan darah, tremor, dan sakit kepala. Jika tidak ditangani dengan baik, kecemasan dapat 
berkembang menjadi gangguan serius seperti depresi atau stres kronis. Pendekatan penatalaksanaan 
kecemasan dapat berupa terapi farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu intervensi non-farmakologis 
yang sederhana namun efektif adalah latihan pernapasan dalam, yang berfungsi menurunkan aktivitas sistem 
saraf simpatis dan meningkatkan relaksasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik nafas dalam 
terhadap penurunan tingkat kecemasan Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan 
sumber artikel dari Google Scholar. Kata kunci yang digunakan antara lain: “mahasiswa dengan kecemasan”, 
“tarik napas dalam”, dan “penurunan tingkat kecemasan”. Seleksi dilakukan berdasarkan tahun publikasi, 
kesesuaian topik, dan kualitas artikel, sehingga terdapat tiga artikel terpilih. Hasil Penelitian: menunjukkan 
bahwa intervensi tarik nafas dalam efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan. Kesimpulan: tarik nafas 
dalam efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa yang mengalami ujian, karena respon 
system sairaif otonom terhaidaip raisai taikuit dain ainsietais menimbuilkain aiktivitais involuinter paidai tuibuih yaing 
termaisuik dailaim pertaihainain diri</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Jiwa]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Cemas]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[202201019]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20250516]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[STIKes Pasar Rebo Repository STIKes Pasar Rebo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[202201019 Sya s]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[351]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-13 09:48:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-13 09:48:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>